Langsung ke konten utama

Tuhan-Tuhan Pikiran

Alih-alih memuja Tuhan, manusia lalu memuja gambaran Tuhan yang tidak lain daripada berhala pikirannya sendiri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dan hidup, terbuat dari kematian orang lain yang tidak membisu.

Seperti sekarang, yang tersisa dari kenangan di jalan Enggang dua nomor dua hanyalah kesedihan, atau mungkin bisa disebut penyesalan. Apabila kita tidak pindah, apakah keadaan akan berubah?Apakah rencana kematian dapat diubah? Berawal dari kegilaan hidup yang nomaden, nasib mempertemukan kami dengan keluarga kecil di Enggang dua.   Satu kepala keluarga yang arif bijaksana, berkumis, ramah, tanpa lupa berwibawa. Satu ibu rumah tangga yang cantik jelita, lembut, dan terlalu baik, hingga kadang, batas ketegasannya luntur disana. Kami jarang dimarahi, walaupun kamar sempit itu sering kali berisik, dindingnya kerap sekali bergerak, kipas anginnya kerap kali begertak, dan banyak suara mencak-mencak. Kami terlalu rusuh untuk menetap di keluarga yang kini makin sunyi. Tanpa anak kesayangan mereka, tanpa seseorang yang tanpa sengaja telah menjadi 'adik' bagi kami, Ridho. Malam, 23 Sepetember Sebenanrnya ketakutan untuk menguak kesedihan lama menjadi alasan, kenapa kami ragu u...

Songs that Helped Me Survive 2020

1. A Lady of a Certain Age - The Divine Comedy. 2. Ode To the Mets - The Strokes

Kafka dan Kesedihan yang Keras Kepala

Buku-bukulah yang menemukan sendiri pembacanya, bukan sebaliknya. Sehingga perkara memilih buku, bagi saya barangkali sama halnya dengan memilih nasib; sulit namun dapat diubah, rumit tapi juga indah. Sampai saat ini, saya masih ingat awal perjumpaan dengan Mersault pada mulanya adalah keisengan belaka. Saya dalam kondisi yang sebenarnya tidak begitu tertarik untuk membeli buku. Selain karena faktor ekonomi, alasan lainnya adalah buku-buku di toko buku tersebut biasanya tak banyak yang berubah. Rak-rak populer diisi oleh penulis yang tidak saya sukai. Maka untuk menemukan buku-buku bagus, saya harus lebih telaten. Dan benar saja, saya menemukan Mersault dalam kondisi tergencet diantara novel teenlit! Waktu itu saya masih kuliah disemester awal, saya tidak kenal siapa itu Albert Camus, saya memilih Orang Asing murni karena covernya yang terbilang asal-asalan (kalau tidak dibilang jelek) tapi justru karena itu saya tertarik. Orang Asing adalah novel paling tipis pertama yang say...